RKBMD HARUS DISUSUN SESUAI KEBUTUHAN DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN

By Harkenius Bias, S.T 25 Jul 2019, 01:08:39 WIB Kutai Barat
RKBMD HARUS DISUSUN SESUAI KEBUTUHAN DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN

Keterangan Gambar : 1.Foto Saat Asisten III Setkab Kutai Barat Menyampaikan Sambutan Pada Ceremonial Pembukaan


SENDAWAR- (22/7) Asisten III membuka secara resmi Sosialiasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) Oleh Badan Keuangan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2019 bertempat digedung Aji Tulur Jejangkat. Kegiatan ini dikuti 664 Peserta yang terdiri dari 61 Kepala Perangkat Daerah selaku Pengguna Barang di OPD, 271 Kepala UPT selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan 332 orang selaku Pengurus Barang dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten III Ir.Asrani menyebutkan “semoga dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat memberikan masukan dan informasi dalam penyusunan dokumen perencanaan kebutuhan milik daerah dimana pengelolaan BMD dapat secara optimal terwujud karena perencanan yang baik merupakan parameter pengelolaan keuangan yang baik pula”, sebutnya.

Selanjutnya Ia menyampaikan bahwa rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) adalah sebuah proses sistem perencanaan pembangunan daerah yang setiap tahun anggaran disusun dengan tujuan memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasaran pemerintaha daerah dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok pemerintah daerah serta pelayanan publik. Mengingat kemampuan keuangan daerah yang terbatas untuk memenuhi barang milik daerah yang relative membutuhkan anggaran yang cukup besar maka perencanaan kebutuhan barang milik daerah diharapkan memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dan dapat mewujudkan efisiensi serta menciptakan inovasi-inovasi dalam pemenuhan kebutuhan barang. “perlu kita pahami bersama bahwa dalam penyusunan rencana kebutuhan barang milik daerah terkadang sulit bagi kita untuk memisahkan antara kebutuhan dengan keinginan oleh karena itu kita perlu mengkaji Rencana Kerja dalam mencapai visi, misi dan rencana strategis pemerintah daerah agar penyediaan barang lebih terarah pada kebutuhan untuk menunjang kerja seluruh pihak terkait”, ujarnya.

Kemudian Ia menghimbau pertama kepada BKAD selaku OPD terkait kiranya dapat terus melakukan pemantauan dan monitoring evaluasi sebagai tindak lanjut dari kegiatan hari ini untuk mengetahui sejauhmana efektivitas dari kegiatan ini sehingga tujuan dari kegiatan ini benar-benar dapat terimplementasi dengan sangat baik dan kedua kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat memanfaatkan forum ini dengan baik, harapan saya kedepannya perencanaan BMD yang dibuat akan dijabarkan secara riil yang disesuaikan dengan kebutuhan serta tidak kalah pentingnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Besar harapan saya seluruh rencana BMD memberi kontribuai nyata untuk menunjang kinerja penyelenggaraan pemerintahan.”seluruh kegiatan ini didasarkan pada PP Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Permendagri Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah”, tuturnya.

Disisi lain Ia pun menergaskan bahwa kedepannya kita juga akan menghadapi Audit Kinerja yang juga nantinya akan menjadi salah satu kriteria penilaian Opini WTP oleh BPK, untuk itu dalam upaya mempertahankan dan menuju Opini WTP Murni atau Tanpa Catatan, maka kembali saya mengajak seluruh Komponen mulai dari Sekretaris Daerah, para Kepala Dinas/Badan sampai kepada Jajarannya agar kiranya dapat terus meningkatkan kualitas dan kapasitas dalam bekerja. “kiranya kita bukan hanya berkerja tetapi juga berikanlah loyalitas BERKARYA bagi kemajuan daerah kita, bersama-sama saya yakin Misi Pembangunan Butir Ketiga yaitu Reformasi Tata Kelola Pemerintahan Dalam Upaya Menciptakan Pemerintahan Yang Bersih Dan Pelayanan Publik Yang Semakin Cepat, Mudah Dan Murah”, dapat di terapkan di unit kerja pemerintahan Kabupaten Kutai Barat ini, yang mana hal ini tentunya mendukung upaya kita dalam memenuhi pelayanan publik sebagai salah satu langkah nyata untuk meningkatkan juga melakukan pembenahan dari sisi optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) yang diharapkan mampu membawa “Hari Esok Kutai Barat Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini”, tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Badan Keuangan Dan Aset Daerah Rion dalam laporannya mengatakan “kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap Pengelola Barang di Organisasi Perangkata Daerah (OPD) dalam menyusun RKBMD OPD sehingga dapat menghasilkan RKBMD yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat dipertanggungjawabkan, terima kasih untuk seluruh pihak yang mensuskeskan kegiatan ini”, ungkapnya.(HMS11)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pendapat Anda Mengenai WEBSITE INI?
  Diperbanyak lagi berita-beritanya
  Diperbanyak lagi Informasinya
  Diperbanyak lagi Foto Galerinya

Video Terbaru

View All Video

Loading....