BKAD Gelar Rekonsiliasi Barang Milik Daerah dan Barang Persediaan Semester I Tahun Anggaran 2020.

By Harkenius Bias, S.T 20 Jul 2020, 15:02:17 WIB Kutai Barat
BKAD Gelar Rekonsiliasi Barang Milik Daerah dan Barang Persediaan Semester I Tahun Anggaran 2020.

Keterangan Gambar : Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Sahadi) Membuka Rekonsiliasi Barang Milik Daerah dan Persediaan


 

SENDAWAR- Badan Keuangan dan Aset Daerah melalui Bidang Kekayaan dan Aset Daerah melaksanakan Rekonsiliasi Barang Milik Daerah dan Barang Persediaan Semester I Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di BPU Tanaa Purai Ngeriman ini berlangsung dari tanggal 20 Juli hingga 07 Agustus mendatang. Kegiatan ini sebagai bagian dari proses penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sahadi dalam sambutan pada acara pembukaan menyebutkan “acara hari ini bertujuan untuk pertama menyusun Laporan Barang Milik Daerah berupa rincian barang yang diperoleh Dari belanja modal Pemeirntah Daerah selama kurun waktu Tahun Anggaran 2020 maupun perolehan lainnya yang sah, kedua menyusun rekapitulasi nilai barang ke neraca sebagai bagaian dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020, ketiga menghitung rekapitulasi penyusutan barang se-Kabupaten Kutai Barat, keempat menghitung Stock Opname untuk setiap jenis Barang Persediaan, kelima membantu penyusunan laporan atas reklasifikasi belanja modal yang tidak menjadi aset tetap atau sebaliknya, keenam membuat kertas kerja rekonsiliasi barang milik daerah dan barang persediaan dan ketujuh membuat Berita Acara Stock Opname dan Berita Acara Rekonsiliasi Barang Persediaan”, sebutnya.

Selanjutnya Sahadi mengharapkan “semoga kegiatan ini dapat terlaksana secara baik, efektif dan efisien untuk menunjang LKPD Kabupaten Kutai Barat”, harapnya.

Kemudian Kepala Bidang Kekayaan dan Aset Daerah Lesmana Daniel dalam kesempatan yang sama mengungkapkan “ada tiga hal penting yang menbjadi target yang ingin dicapai dalam Rekon ini yaitu pertama Rekon BMD sesuai aturan diwajibkan setiap selesai semester harus dilaksanakan untuk pemeriksaan maupun pencocokan data antara belanja modal dan persediaan dengan data di SIMDA, kedua kegiatan ini merupakan tindak l;anjut dari pemeriksaan BPK, yang mana ada beberapa catatan yang harus dibenahi didalam SIMDA BMD, dan ketiga sesuai aturan juga regulasi Permendagri 108 Tahun 2016, bahwa kodefikasi BMD harus menyesuaikan regulasi terbaru, jadi melalui kegiatan ini nantinya  akan dicoba mengupgrade SIMDA dari versi 2.7.11.RS ke SIMDA 2.7.11.RG karena aplikasi ini memang selalu berubah mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan”, ungkapnya.

Rekonsiliasi ini diikuti oleh 197 Sekolah Dasar Negeri, 43 Sekolah Menengah Pertama Negeri, 19 Puskesmas, 30 Dinas/Badan, 16 Kecamatan dan 8 UPT dibawah Dinas/Badan ini, didasarakan oleh Peraturan Menteri Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Peraturan Bupati Kutai Barat Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Persediaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pendapat Anda Mengenai WEBSITE INI?
  Diperbanyak lagi berita-beritanya
  Diperbanyak lagi Informasinya
  Diperbanyak lagi Foto Galerinya

Video Terbaru

View All Video

Loading....